-->

TENTANG BLOG

"Blog Tentang Pertanian baik pertanian tanaman pangan, hortikultura atau perkebunan, peternakan, perikanan, atau bertani di pekarangan rumah/ urban farming, hidroponik, vertikultur, minaponik, dll"

ARTIKEL TERBARU

By Kartono Farmer (085745135415). Diberdayakan oleh Blogger.
Ditengah El Nino, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Panen Raya Padi di Kalitengah

On Oktober 16, 2023

Kalitengah (16/10) - Kepala Dinas ketahanan pangan dan pertanian H. Moch. Wahyudi, Panen raya padi MK II di Desa Pucangtelu Kecamatan Kalitengah, Senin (16/10/2023). Panen raya ini sebagai upaya antisipasi dampak El Nino dan dalam rangka peringatan hari pangan sedunia. 


Hadirnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, H. Wahyudi, dalam kegiatan panen raya ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan panen raya padi MK II, diharapkan produksi padi yang berlimpah akan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat.

Kepala Desa Pucangtelu Kaseran mengatakan, "Wilayah Desa Pucangtelu ini termasuk Bengawan njero dan sawah tambak. di Desa Pucangtelu kalau airnya cukup hasilnya lebih banyak. Alhamdulillah tahun 2023 ini hasil panen padi melimpah, harganya juga bagus, walaupun ditengah dampak El Nino". 


"Mohon kiranya selalu dibina Dinas Pertanian dalam peningkatan produksi pertanian di wilayah Pucangtelu," Harapnya. 

Camat Kalitengah, H. Nurul Misbah merasa bersyukur "Alhamdulillah kita bisa mengadakan panen raya di Pucangtelu. Setelah 2 tahun mengalami kegagalan karena hama dan kebanjiran, Alhamdulillah tahun ini hasilnya melimpah". 

"Dalam kurun waktu tahun 2023 saja Kecamatan Kalitengah dapat mencapai target tanaman padi hingga minggu ke 1 Oktober dengan luas tanam 2.982 hektar, luas yang baru dipanen 2.246 hektar, dengan rata rata produktivitas 7,4 ton/hektar maka total produksi mencapai 22.066 ton. Dan masih ada sekitar 736 hektar tanaman MK II yang belum panen hingga minggu kedua bulan November 2023. Total bisa menyumbang 166 Milyar," lanjutnya. 


Camat Kalitengah menambahkan, Khusus luas Tanaman Desa Pucangtelu 165 Ha dengan Provitas real rata rata 8.4 ton/Ha GKP maka total produksi dapat mencapai 1.386 ton pada Musim Kemarau Kedua dengan harga 7500-7600/kg maka potensi pendapatan petani Desa Pucangtelu mencapai 10,3 M– 10,5 M/ musim.

"Terimakasih kepada Petani Kalitengah, pahlawan ketahan pangan. Saya apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan kerjasamanya dalam mengantisipasi dampak El Nino dengan mengandalkan menanam padi di Musim Kemarau II (MK II) ini, " ucapnya. 

Terkait kelangkaan pupuk, Camat kalitengah menginformasikan, Petani Kalitengah sudah membuat inovasi memanfaatkan limbah untuk membuat pupuk organik cair (POC). Dengan inovasi yan diberi nama Mantan pacar ( Mantapkan pertanian dengan pupuk organik cair). 

Alhamdulillah di Kalitengah aman dari dampak El Nino, buktinya panen padi petani kalitengah meningkat. Karena, Kalitengah diapit dengan 2 Bengawan, yaitu Bengawan Solo dan Bengawan njero. 

Kepala Dinas ketahanan pangan dan pertanian H. Moch. Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan, "Lumbung pangan Lamongan ini harus kita pertahankan, Karen lumbung pangan Lamongan no. 1 di Jawa Timur dan No.4 Nasional. Produksi padi kita tahun 2022 Alhamdulillah hampir 1, melihat panen di Pucangtelu yang hasilnya melimpah, semoga tahun ini bisa lebih dari 1 juta ha".  

Menurut Kadis KPP, Panen raya di Kalitengah ini sebagai salah satu peringatan hari pangan sedunia tahun 2023. Peringatan Hari Pangan Sedunia ini mengusung tema "Water is life, water is food, Leave no one behind", Atau memiliki arti "Air adalah kehidupan, air adalah makanan, Jangan tinggalkan siapa pun". Karena air sangat penting, maka sumber air harus kita pelihara, agar tidak meresap langsung hilang. 

"Pupuk organik harus kita gunakan untuk meningkatkan kualitas tanah sehingga menjadi subur. Tanah di Lamongan ini, unsur haranya saat ini dibawah 2%, padahal yang normal minimal 5%. Untuk meningkatkan kualitas tanah ya menggunakan pupuk organik," lanjut Kadis KPP. 

"Alhamdulillah di Kalitengah telah mengembangkan inovasi pupun cair. Memang, Inovasi pupuk cair dan agens hayati harus dikembangkan. Kita buat sendiri, kita pakai sendiri dan juga dipakai masyarakat. Merubah pola memakai pupuk kimia ke organik memang sulit, tapi harus kita upayakan. Kita kembali ke budaya nenek moyang kita, yaitu memakai pupuk organik. Kita bisa memanfaatkan kotoran hewan untuk membuat pupuk organik. Dengan membuat sendiri biaya operasional akan lebih sedikit," Tambahnya.  

Terkait dampak El Nino, panas luar biasa, air menyusut banyak. Dinas KPP menghimbau kita harus berhemat air dan mengajak memelihara air dengan sebaik-baiknya. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian merasa bangga dan bersyukur ditengah panas seperti ini, tepatnya di desa Pucangtelu Kalitengah bisa panen padi di wilayah sawah tambak. Ini sesuatu yang luar biasa dan patut disyukuri bersama. 

Dengan kerjasama kita bersama petani Poktan Gapoktan penyuluh pertanian, BPP, POPT, KUPT Alhamdulillah bisa mengatasi dampak El Nino. Buktinya hari ini adalah hari pertama panen padi Dampak El Nino dari target 3000 Ha.

"Selain antisipasi dampak El Nino, Kabupaten Lamongan juga mengembangkan managemen Tanaman sehat (MTS). Kegiatan ini bisa memanfaatkan dana desa bidang ketahanan pangan. Mari kita wujudkan ketahan pangan mandiri, tangguh dan progresif. Jaga pangan jaga masa depan," pungkas Kadis KPP


Kartono (PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan)

Asosiasi Gapoktan Sumber Makmur Ikuti Kalitengah Tempo Doeloe, Pamerkan Produk Unggulan Pertanian

On Agustus 19, 2023

Pada tanggal 19-20 Agustus 2023, Asosiasi Gapoktan Sumber Makmur dengan bangga berpartisipasi dalam Pameran Kalitengah Tempo Doeloe yang diadakan di Pendopo Kecamatan Kalitengah. Acara ini menjadi platform yang ideal bagi asosiasi ini untuk memamerkan produk-produk unggulan dari anggotanya.


Dalam pameran yang dihadiri oleh banyak pengunjung dan komunitas lokal tersebut, Asosiasi Gapoktan Sumber Makmur memamerkan berbagai hasil pertanian dan produk inovasi petani diantaranya; pupuk organik cair (Ferinsa), Asam Amino, Asam humat, biofresh, dan pgpr. Dari tanaman padi hingga produk-produk unggulan, mereka memamerkan kekayaan alam dan keahlian yang dimiliki oleh para anggota asosiasi.

Para pengunjung pameran memiliki kesempatan untuk melihat lebih dekat bagaimana proses budidaya pertanian dilakukan dan juga bisa melihat dan membeli produk unggulan yang dihasilkan oleh petani Kalitengah. Asosiasi ini tidak hanya berfokus pada produk-produknya, tetapi juga berkomitmen untuk menjadikan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. 

Dengan keterlibatan aktif dalam Pameran Kalitengah Tempo Doeloe 2023, Asosiasi Gapoktan Sumber Makmur telah berhasil memperluas jaringan dan menunjukkan kontribusinya dalam mempromosikan kekayaan lokal serta membangun kesadaran akan pentingnya pertanian di Kalitengah. Keikutsertaan mereka dalam acara ini semakin memperkuat peran mereka sebagai pemain kunci dalam pembangunan komunitas pertanian dan budaya di Kalitengah.

Ketua asosiasi, Gatot Sukamto mengatakan "Dengan kegiatan ini, Asosiasi Gapoktan Sumber Makmur Kecamatan Kalitengah ingin mendukung kegiatan Kecamatan Kalitengah untuk merayakan HUT RI ke 78 ini. Selain itu, kami juga memamerkan beberapa produk unggulan Asosiasi Gapoktan berupa bermacam-macam pupuk organik cair dan juga pestisida nabati hasil buatan sendiri".

"Kami juga ingin menunjukkan bahwa petani Kalitengah juga bisa membuat pupuk organik cair sendiri, bisa membuat pgpr sendiri, bisa membuat pestisida nabati sendiri. Dengan membuat pupuk sendiri ini diharapkan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan membantu pertanian berkelanjutan," tambahnya.

Rizqi, PPL Kalitengah menambahkan, kami juga membuka klinik konsultasi agribisnis (KKA) dilokasi pameran. Petani atau masyarakat Kalitengah bisa datang konsultasi dan sharing tentang pertanian. Nantinya akan dijawab oleh PPL, POPT dan penyuluh swadaya yang merupakan pengurus asosiasi Gapoktan Sumber Makmur. (K-ppl)

Pucak Musim Tanam Padi, BPP Kalitengah Dampingi Petani Tanam Sistem Jarwo.

On Juni 20, 2023

Kalitengah- Disaat beberapa daerah mulai mengalami kekeringan akibat dampak El Nino, Petani Kalitengah baru memasuki puncak musim tanam Padi bulan Juni-Agustus 2023. Tak tanggung-tanggung jumlah luasan lahan mencapai 2.700 Ha lebih. Ini terjadi pada lahan sawah tambak atau istilahnya lahan Bengawan njero Lamongan. 


Penyuluh Pertanian dan POPT BPP Kalitengah melakukan pendampingan pada petani mulai tanam sampai panen. Tujuannya agar proses budidaya padi aman sampai panen. Pengawalan meliputi, teknis pengolahan lahan, teknis pendampingan sistem tanam, teknis pengendalian organisme pengganggu tanaman, pemupukan, dan lainnya.

Seperti di Desa Lukrejo, pada Jumat (9/6/2023) Penyuluh dan POPT mendampingi petani tanam padi dengan menggunakan sistem jajar legowo atau lebih singkatnya disebut Jarwo. Kegiatan ini merupakan rangkaian Pelatihan pertanian program pemberdayaan masyarakat dengan dana Desa. Pelaksanaan tanam padi sistem Jarwo ini merupakan aplikasi dari pelatihan pertanian session 1, bulan mei kemarin. 

Koordinator penyuluh BPP Kalitengah, Sudarto bersama PPL lainnya Kartono, Rizqi dan Watini dan POPT Ari terjun langsung ke lahan memberikan contoh tanam sistem jajar legowo spesifik lokasi Kecamatan Kalitengah. 

Sistem Jarwo sendiri, walaupun bukan menjadi pilihan utama, tetapi merupakan sistem yang sudah diakui oleh petani bisa meningkatkan produksi padi. Jadi tetap dijadikan materi untuk disampaikan pada petani. Hanya saja kendalanya ada di kemauan petani dan skill tenaga tanam. 

Di lahan sawah tambak inilah petani mengantungkan hidupnya dari panen padi yang baru bisa ditanam bulan Juni-Agustus ini. Tanam padi ini sangat dinantikan, karena untuk mendukung kesediaan pangan selama setahun. 

Dari pola tanam ikan-ikan-padi, petani diuntungkan saat tanam padi, karena lahannya sangat subur. Bagaimana tidak, tanam hanya sekali dan banyak pupuk organik dari kotoran ikan. Hal ini sangat menguntungkan, dan terbukti petani tambak bisa menghasilkan panen padi lebih dari 7 ton dari setiap hektarnya. Bahkan jika kondisi baik dan beruntung bisa menghasilkan 9 ton/ha. 

Lebih diuntungkan lagi, pada saat panen raya petani Kalitengah mendapatkan harga yang tinggi. Harga gabah kering sawah bisa mencapai Rp. 5.700-6.000 per kg. Hal ini juga dikarenakan banyak pembeli gabah dari luar daerah. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

60 Peserta SL-IPDMIP Kalitengah Belajar Budidaya Padi ke BPTP Malang

On Oktober 11, 2022

Lamongan - BPP Kalitengah memfasilitasi peserta SL IPDMIP dari desa Mungli dan desa Tunjungmekar studi banding dan belajar budidaya padi di BPTP Malang Jawa Timur, Selasa (11/10/2022). 

Kegiatan ini diikuti 60 orang petani peserta SL IPDMIP dan didampingi 6 orang penyuluh, POPT dan pendamping IPDMIP.

Mengawali sambutannya, Dr. Atekan, kepala BPTP Malang mengapresiasi kinerja petani yang sukses dan semangat terus memproduksi padi. "Terimakasih atas perjuangan petani, termasuk perjuangan petani Lamongan, sehingga 3 tahun ini Indonesia tidak impor beras dari luar negeri," ucapnya. 

Dr. Atekan juga menginformasikan bahwa BPTP ini telah mengembangkan padi genjah yang namanya cakrabuana, dalam kondisi terik matahari normal, umurnya cuma 75 HST dan hasil.

"Varietas unggul padi yang Bapak-bapak tanam itu hasil penelitian BPTP ini, seperti Inpari yang kepanjangannya inbrida padi sawah irigasi ini," tambahnya. 

Dari segi peternakan, lanjut Atekan, BPTP juga mengembangkan ayam KUB, yang saat ini sangat diminati petani karena keunggulan produksinya. 

Terbaru, Dr. Atekan menginformasikan, bahwa BPTP dalam proses berganti nama menjadi balai pelayanan standarisasi pertanian. "Benih padi bapak-bapak juga harus berstandar, termasuk teknik budidaya di lahan, juga harus sesuai standar. Nanti proses standarisasinya ya disini" ucapnya. 

Dr. Atekan yang ternyata asli Lamongan ini sangat memotivasi para petani agar semangat menyekolahkan anaknya, "Orang Lamongan ini pintar-pintar, karena banyak makan ikan, tinggi proteinnya. Maka, Ayo kita dorong anak-anak kita untuk berprestasi". 

Selanjutnya petani kalitengah mendapatkan materi tentang budidaya padi sawah tambak dari peneliti BPTP Malang, Adriansyah.

Dalam paparannya, Adriansyah menyampaikan kalau di lahan tambak maka pilihlah varietas yang produktivitas tinggi, perakaran kuat, tahan rendaman, seperti Inpari 29 Rendaman. 



Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

BPP Kalitengah Adakan Forum Berbagi Pengalaman Antar Petani IPDMIP

On September 21, 2022

Kalitengah (21/9) - BPP Kalitengah mengadakan kegiatan Forum Berbagi Pengalaman Antar Petani IPDMIP daerah irigasi (DI) Kesepakatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertempat di Gedung Serbaguna Gapoktan Sri Rejeki Desa mungli Kecamatan Kalitengah, dilaksanakan pada hari Rabu (21/9).


Kunjungan lintas desa kegiatan IPDMIP ini dihadiri 50 peserta dari 5 Desa, diantaranya; Desa Mungli, Pengangsalan, Canditunggal, Sugihwaras, Tunjungmekar dan Somosari. 

Kades Mungli, dalam sambutannya menyampaikan, "3 tahun Desa Mungli menganggarkan Agens hayati beauveria dan Pgpr gratis untuk petani. Tahun depan kita anggarkan produksi pupuk cair, mandiri biaya dari desa dan akan kita bagikan gratis juga". 


"Wilayah Kalitengah sangat membutuhkan Pupuk untuk perikanan.Saat ini wilayah kami akan memasuki masa budidaya ikan, karena sebagian besar sudah hampir selesai panen padi," ungkap Kades Sutrisno. 

"Maka mohon kami dibantu untuk penyelesaian masalah pupuk ini, kita sudah capek demo pupuk," lanjut Sutrisno. 

Abas Sholeh, Kepala UPT PPPK Solokuro mengapresiasi program ketahanan Desa Mungli " Terimakasih atas partisipasi Desa Mungli yg telah memberikan Agens hayati gratis untuk petani dari program pemberdayaan dana desa. Ini sesuai arahan dari Bupati Lamongan yang menyarankan pemakaian dana desa untuk pemberdayaan masyarakat untuk ketahanan pangan, diantaranya untuk Rubuha atau untuk pembuatan pupuk Organik".


"Dengan adanya pengurangan subsidi pupuk, pemakaian pupuk organik menjadi salah satu solusi pendukung budidaya yang harus dipenuhi, apalagi diproduksi oleh kelompok tani sendiri," Lanjut Abas Sholeh. 

Kabid SDM dan penyuluhan, Nazilatul Fikriyati mengapresiasi program pemerintah Desa Mungli untuk pemberdayaan masyarakat dalam sektor pertanian dari dana desa, yaitu pembagian pupuk & Agens hayati gratis. 

"Kami titip ke Pak Camat melalui kasi ekbang, untuk menyampaikan ke Desa-desa untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan sesuai dengan kebutuhan dari petani," Lanjut Kabid SDM.


Kabid SDM Berharap Forum berbagi ini sebagai ajang sharing antara pelaksana IPDMIP di wilayah satu dengan wilayah lain. Harapannya, walaupun kegiatan sudah selesai, petani bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat sekolah lapang dan Bisa ditiru dan diadopsi petani lain.

"Peserta SL IPDMIP ini supaya bisa menularkan cara budidaya dan teknologi yang memberikan dampak yang lebih baik lagi," lanjutnya. 

Lebih lanjut Kabid SDM mengajak petani untuk berbudidaya pertanian secara sehat, diantaranya menggunakan pupuk organik, pemakaian Agens hayati, pupuk cair dan penanaman refugia. "Semua itu bisa kita buat dengan memanfaatkan bahan-bahan disekitar kita," ucapnya. 

Pelatihan pertanian seperti halnya Sekolah Lapang IPDMIP ini dalam rangka peningkatan SDM masyarakat. "SDM harus kita bangun dulu sebelum membangun yang lain, karena SDM ini sebagai pelaku dan juga sebagai sasaran," ujar Kabid SDM.

Mewakili Camat Kalitengah, Kiyat, Kasi PPM menyampaikan, "Camat Kalitengah sudah menyalurkan dana desa untuk ketahanan pangan, diantaranya; untuk pembangunan pagupon burung hantu, saluran irigasi dan program ketahanan pangan lainnya". 

Kiyat juga mengapresiasi program pemerintah desa dalam bidang pertanian, yaitu pembagian Agens hayati gratis tiap tahun dan juga sudah mewujudkan gedung Gapoktan.

Acara dilanjutkan dengan sharing antar petani peserta SL IPDMIP, diawali dengan pemaparan Gathot Sukamto dari petani Desa Mungli dan dilanjutkan petani lainnya. 

Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

KWT Srikandi Ikuti Pameran Produk Pertanian, Ramaikan Jalan Sehat Kemerdekaan

On Agustus 23, 2022

Kalitengah- Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Desa Butungan binaan BPP Kalitengah mengikuti Pameran Produk Pertanian di Pendopo Kecamatan dalam rangka jalan sehat kemerdekaan, Selasa (22/8). 

Sutini, Ketua Kelompok Wanita Tani, mengatakan "Produk yg dipamerkan ada sayuran, olahan, dan aneka Snack. Untuk produk sayuran diantaranya; sawi, terong dan kembang kol, kesemuanya hasil panen di pekarangan rumah. Ada juga produk olahan instan seperti temulawak instan, jahe instan, kunyit instan". 

"Juga dipamerkan minuman tradisional siap minum, diantaranya minuman tradisional seruni (sereh, jeruk nipis, gula batu), minuman dari bunga telang, wedang pokak, dan lainnya," terang Sutini, yang juga ketua Asman Kenikir Desa Butungan ini.


Selain itu KWT Srikandi juga mengeluarkan produk aneka Snack, yaitu; kemplang, kripik, onde-onde pecah, gapitan, yang semuanya hasil produksi rumah tangga. 


Pameran ini sangat potensi, karena jalan sehat kemerdekaan di pendopo kecamatan Kalitengah ini diikuti lebih dari 3.000 orang dari siswa SD, SMP, SMA dan umum. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

60 Petani Mungli Ikuti Gerakan Pencegahan OPT dengan Agens Hayati

On Agustus 22, 2022

Kalitengah - Dalam upaya pengamanan produksi padi Musim tanam 2022 Pemerintah Desa Mungli bersama Gapoktan Sri Rejeki mengadakan gerakan pencegahan dan pengendalian OPT dengan Agens Hayati. 

Gerakan pengendalian Agens Hayati ini sudah dimulai awal Agustus. Saat ini sudah memasuki gerakan ke-5 yang diikuti 60 orang dari 3 blok, yaitu: Kramanan, brangwetan, kalangan, Senin (22/8) yang disentrallan di Gudang Gapoktan selatan Desa. 

Menurut Gatot Sukamto, pada gerakan kali ini Gapoktan membagi 120 beauveria dan Pgpr 105 liter. "Tiap petani mendapatkan 2 botol Beauveria dan 1 botol Pgpr", katanya. 

Sudarto Penyuluh Pertanian Wilbin Desa Mungli ini mengapresiasi kegiatan pertanian di Mungli ini, karena berjalan 1 pintu dan guyub rukun dalam setiap kegiatan, termasuk saat aplikasi Agens Hayati untuk pencegahan hama, seperti saat ini. 


Menyinggung adanya pengurangan subsidi pupuk saat ini, Sudarto mengajak petani Mungli beralih menggunakan pupuk organik secara bertahap. Baik Pupuk organik padat maupun cair. 

"Saat ini belahan Utara sedang panen, dan ditemukan wereng, maka kita antisipasi, salah satunya dengan Agens Hayati ini," pesan Sudarto, yang juga koordinator PPL Kalitengah ini. 


"Selain wereng, saat ini yang perlu kita waspadai adanya serangan jamur blast dan virus xanthomonas," ungkap Sudarto. 

"Untuk itu ayo kita rutin mengadakan pengamatan, jangan hanya dilihat dari pematang lahan saja tapi harus dilihat sampai batang padi," ajaknya. 


Kades Mungli, Sutrisno mengajak Petani menggunakan pupuk organik. "Kalau memang pupuk cair ini responnya bagus pada tanaman, maka tahun depan kita rencanakan produksi pupuk cair sendiri"

Untuk aplikasi Agens Hayati beauveria, Rizqi menjelaskan cara aplikasinya, "untuk 1 Tanki kita beri 250 ml Agens Hayati, kemudian kita campur dengan air dan disemprotkan ke tanaman pagi atau sore hari," 

Acara ditutup dengan pembagian Agens hayati dan menyuarakan yel-yel. "Tepuk semangat, ... Prok.prok...prok.prok JOZ, Prok.prok....prok.prok ...JOZ..JOZ, Prok.prok....prok.prok ...JOZ..JOZ..JOZ. Petani Mungli ...Maju ..mandiri ..modern". 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Makan Sepuasnya!, Wanita Tani Kalitengah Wisata Edukasi Petik Jeruk di Balitjestro Malang

On Juni 27, 2022

Malang (26/6) - Paguyuban Kelompok Wanita Tani (KWT) "sejahtera" Kecamatan Kalitengah wisata edukasi petik jeruk di balitjestro Malang. 

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 50 anggota KWT se Kecamatan Kalitengah. Selain untuk wisata edukasi dan refreshing, kegiatan ini juga sebagai penyemangat untuk mengembangkan tanaman jeruk di Kalitengah yang saat ini sudah ada tanaman jerukk sebanyak 1.700 batang. Sebelum idul Fitri 2002 kemarin, Kecamatan Kalitengah mendapat bantuan bibit jeruk, kelengkeng dan anggur dari Balitjestro Malang sebanyak 3000 batang, dan untuk tanaman jeruk sendiri dapat tambahan. 


Menurut Lisana, Ketua Paguyuban Kwt "Sejahtera" Kalitengah, "Wisata edukasi ke tempat petik Jeruk Balitjestro ini selain melakukan kegiatan wisata juga untuk mendapatkan pengalaman belajar secara langsung di Kebun jeruk". 


"Selain bisa menikmati jeruk sepuasnya, di Kebun kita juga bisa belajar cara budidayanya dari tanam sampai panen dari ahlinya langsung, Karena Balitjestro ini lembaga penelitian milik pemerintah" ungkapnya. 

"Wisata petik jeruk ini termasuk sangat terjangkau harganya, tiket masuk hanya Rp 20.000 dan bisa makan sepuasnya di kebun apabila pengunjung memetik sendiri untuk dibawa pulang akan ditimbang dengan harga 12.000 per kg nya," Tambah Lisana. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Kelompok Wanita Tani Kalitengah Ikut Ramaikan Pasar Pangan Murah

On April 25, 2022

Lamongan (25/4) - Acara pasar pangan murah ini dimeriahkan bazar oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Kalitengah. Produk yang dijual aneka sayuran hasil pekarangan seperti terong, tomat, bayam, sawi, pakcoy dan dan olahan hasil pertanian seperti jahe instan, temulawak instan, minuman Telang, wedang Pokal, telur asin, telur asap, kripik, sambal, kerupuk, dan produk lainnya. 

Gelar pasar murah di Kecamatan Kalitengah dibuka langsung Dirjen Serealia Kementerian Pertanian. Pasar pangan murah yang digelar di pendopo kecamatan ini menyediakan 6 Jenis pangan yaitu: Beras, Gula, minyak, bawang putih, bawang merah dan Fiber cream. 

Pasar pangan murah ini sangat diminati warga Kalitengah, nggak sampai 2 jam minyak 2000 liter dan gula 1000 kg ludes terjual. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Ir. Sukriya, MM, menyampaikan, gelar pasar murah untuk meningkatkan produk pangan, diantaranya 12 jenis pangan.
Kadis KPP mengunjungi stand bazar KWT Kalitengah

"Saya berharap masyarakat bisa membeli pangan dengan harga murah, dibawah harga pasaran"

Kadis KPP menerangkan, Ketersediaan pangan di Lamongan selalu ada, karena Lamongan salah satu pemasok Beras terbesar se-Jawa Timur dan no. 5 nasional. 

'Semua produk pangan di Kabupaten Lamongan tergolong aman, bahkan ketersediaan sudah surplus, dan semua harganya terjangkau," tambahnya. 

Bu Nalikan mewakili Ketua PKK Kabupaten Lamongan mengatakan, pangan murah ini disubsidi 1000 rupiah, minyak 20.000 menjadi 19.000, gula 13.000 menjadi 12.000. Kita batasi gula maksimal 5 kilo, minyak maksimal 2 kg. 

Membuka acara pasar murah, Dirjen Serealia Kementan RI, Ismail mengatakan, "Pangan tersedia tidak bisa lepas dari produksi yang ada. Hasil ini support dari temen-temen petani yang ada di Indonesia dan peran dari pertaanian yang menjaga stabilitas". 

"Pasar Pangan murah ini memberikan pangan pokok yang lebih murah dari harga pasar," lanjutnya. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Ubah Mindset Petani, Kalau Ingin Produksi Padi Tinggi!

On Februari 10, 2022

Malang (10/2) - Ubah Mindset Petani, Kalau Ingin Produksi Padi Tinggi, demikian yang disampaikan Rahmat Budi, Peneliti BPTP Malang pada 56 peserta Bimbingan Teknis Penyuluhan Pertanian tingkat Jawa Timur.


   
Acara Bimtek ini diadakan di Savana Hotel and convention Malang. Kegiatan ini rencananya dilaksanakan selama 2 hari, yaitu hari Kamis dan Jumat (10-11/2/2022). 

Pemupukan
Mindset petani kita rubah, dari pemupukan kita harus memberikan Phonska di awal, karena N nya pada NPK itu sudah cukup. Setelah 2-3 Minggu baru dikasih pupuk N atau urea, karena Untuk membuat anakan dan pada saat bunting Umur 40-50 kita kasih urea lagi untuk energi saat buntung dan membuat isi. 

Kemudian interval 2 Minggu dipupuk lagi. Karena pupuk itu residunya habis setelah 2 Minggu. Lebih baik memupuk sedikit-sedikit tapi sesuai kebutuhan tanaman. Tapi ya memang butuh lebih banyak biaya dan tenaga, ini biasanya yang dihindari petani padahal biaya yang dikeluarkan akan tertutup dari produksi. Pemupukan yang tepat adalah 3 kali. 15 HST, 30 HST, dan 45 HST. 

Salah kaprah nya petani itu kalau tanaman nggak hijau nggak Marem, maka dipupuk Urea yang banyak. Aslinya pupuk itu kebutuhan tanaman apa kebutuhan orangnya sih?... 

Pengendalian Tikus
Kalau melakukan pengendalian Tikus dengan meracun tikus supaya pakai kontak, kalau pakai sistemik dalam masa sekarat itu ngamuk, malah serangannya ganas. Kalau biar nggak dilihat maka dipendam. 

Kalau Kontak juga agar tikus tidak merasakan sakit, tidak menyiksa (itu kalau menurut agama. 

Untuk pengendalian Tikus dengan TBS/TBBS atau pemasarangannya supaya di dalam setelah air jangan dipasang di pematang. Karena kalau dipematang ...

Singgang
Teknologi singgang, bisa digunakan untuk IP 400. Setelah tanam dengan sistem jajar legowo kemudian bisa disinggang, ternyata ada yang hasilnya mengalahkan tanaman pertama dan ada juga yang gagal. 

Teknis singgang, batang padi harus dipotong pres (ngepok lemah), yaitu anakan yang keluar dari tanah dan mempunyai akar sendiri. Panen wajar, biarkan seminggu setelah ada singgang, berarti layak singgang, tapi kalau setengah yang tumbuh singgang, maka jangan dibuat singgang, Karena akan banyak sulaman. 

Kalau bekas combine harvester bagaimana? Bisa dan tumbuh bagus, tetapi bukan yang ambles kena roda, tapi yang masih rata dengan tanah.

Jajar legowo
Kalau bisa untuk meningkatkan produksi gunakan jajar legowo, yang benar-benar jajar legowo yaitu 2:1. Jangan ada jajar legowo lain. 

Budi berpesan "Petani tidak selalu butuh bantuan, tetapi butuh pendampingan", maka sempatkan bertemu petani dulu baru ke kantor mengerjakan administrasi," Pungkasnya. 



Penulis: Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Camat Mulkan Canangkan Gerakan Kalitengah Penuh Bunga, ini harapannya!

On Januari 10, 2022

Kalitengah - Camat Mulkan memprogramkan Gerakan "Kalitengah Penuh Bunga". Gerakan ini mulai dicanangkan dari Desa Kuluran ditandai dengan kerja Bhakti bersama dan penanaman tanaman hias jusmine disepanjang jalan PU desa Kalitengah pada hari Senin (10/01/2021).

Camat Mulkan menyampaikan "terimakasih program Kalitengah Penuh Bunga direspon masyarakat Kuluran dengan menanami sepanjang jalan dengan bermacam-macam bunga, termasuk hari ini penanaman 21 bunga". 

Kegiatan ini diikuti Sekcam Kalitengah, Kasi Trantib, Babinsa, PPL, Kepala Desa Kuluran bersama perangkat dan warga desa Kuluran.

Sejak awal menjabat, Camat Kalitengah mencanangkan gerakan Kalitengah penuh bunga disepanjang jalan PU mulai dari perbatasan Karanggeneng yaitu Desa Pengangsalan sampai Desa Tunjungmekar. Menurut camat Kalitengah "Gerakan ini untuk menjadikan Kalitengah Lebih asri dan berwarna, selain itu ini untuk perbanyakan tanaman refugia untuk mengurangi populasi wereng karena bunga atau refugia sebagai tempat hidup predator yang akan makan wereng".

Program "Kalitengah Penuh Bunga" itu nanti untuk mendukung wisata Kuliner di Kalitengah, seperti SKCK (stasiun kuliner candi tunggal), Wisata Kuliner Kuluran, Wisata Kuliner Kalitengah, Wisata Kuliner somosari dan lain-lain. 

"Kalau sepanjang jalan Kalitengah ini penuh bunga, masyarakat Lamongan akan senang datang ke Kalitengah," kata Camat Mulkan. 

"Harapannya sepanjang jalan Kalitengah Penuh Bunga seperti di Bali dan di Belanda, kalau masyarakat tertarik akan mencoba kuliner di Kalitengah," harap Camat Kalitengah. 

Untuk mensukseskan program "Kalitengah Penuh Bunga" Camat Kalitengah mengajak Kades yang punya jalan PU untuk pengadaan bunga secara bertahap, dengan target 2-3 tahun selesai.

"Saya harap PPL Kalitengah mendampingi kegiatan penuh bunga ini, termasuk akan direncanakan akan ada lomba bunga terbaik tiap Desa," lanjut Camat Kalitengah. 

"Saya juga mohon kerjasama dari pihak Desa, perangkat Desa untuk ikut mengontrol tanaman, termasuk pemeliharaan secara rutin dengan pemupukan, penyiraman dan penyiangan," Pungkas Camat Mulkan. 

Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

PPL & POPT Kalitengah Dampingi Petani Dalam Pengendalian Hama Tikus Serentak

On Desember 17, 2021

Kalitengah (17/12) - Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) BPP Kalitengah mendampingi petani, kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) dalam pengendalian hama tikus secara masal.  

"Kali ini kita gerakan di 2 titik, yaitu di desa Sugihwaras dan Desa Kuluran, yang diikuti lebih dari 100 orang," jelas Sudarto Koordinator PPL BPP Kalitengah.

"Seminggu yang lalu juga mendampingi petani dalam gerakan pengendalian Tikus di Desa Kediren yang dihadiri Muspika dan Sekdin Dinas TPHP Lamongan," imbuhnya. 

"Saat ini petani mengalami serangan hama tikus yang sangat hebat, hal ini diakibatkan dari banjir disebelah selatan dan Meluapnya Bengawan solo di Sebelah Utara. Sehingga terjadi migrasi tikus dan menyerang tanaman padi yang ada di 8 Desa wilayah tengah, yaitu Sugihwaras, Canditunggal, Kuluran, Kalitengah, Kediren, Butungan dan Pengangsalan," terang Sudarto. 

Pengendalian hama Tikus di Kalitengah sudah dilaksanakan mulai 2 bulan yang lalu sebelum ada tanaman, sampai saat ini. Gerakan pengendalian dibarengi dengan program Camat Kalitengah dengan pemasangan Baner larangan berburu burung hantu, Garangan, katak, dll yang merupakan predator tikus dan wereng. 

"Kami mewajibkan tiap Desa membuat pagupon burung hantu, minimal 1 buah dalam kawasan 10 Ha," kata Camat Kalitengah Ir. H. Mulkan saat gerakan pengendalian di Desa Kediren yang juga diikuti Sekdin Dinas TPHP Lamongan. 

Khamim, ketua Poktan Harta Agung 05 menuturkan " ini gerakan pengumpanan yang kedua, semoga upaya kami berhasil dan padi yang baru kita tanam ini aman dari tikus dan bisa sukses sampai panen". 

Upaya pengendalian Tikus di Kalitengah sudah dilakukan berbagai cara, baik di pasang pagar plastik, pengumpanan tikus, ditembak bahkan masih ada yang nekad memakai stroom listrik. Semua ini dalam upaya pengamanan produksi padi. 
@bppkalitengah 
@kartonolamongan 
#kartonolamongan 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

90 Petani Desa Kediren Ikuti Gerakan Pengendalian Tikus Masal

On Desember 10, 2021

Dalam upaya pengamanan produksi Padi dari serangan hama tikus, BPP Kalitengah bersama dengan Gapoktan dan Poktan mengadakan gerakan pengendalian hama tikus secara masal serentak di 8 Desa yang ada tanaman padi pada MT 1 ini. Pada hari ini, Jum'at (10/12/2021) giliran gerakan pengendalian di Desa Kediren Kecamatan Kalitengah.

Gerakan pengendalian hama tikus di Gapoktan Sumber Mulyo Kecamatan Kalitengah ini dihadiri Sekdin TPHP Lamongan, Koordinator POPT Lamongan, Camat Kalitengah , Polsek Kalitengah, Koramil Kalitengah, Sekcam, Kasi Pemerintahan, Kasi Ekbang, Kasi Trantib, Kades Kediren dan perangkat, dan PPL & POPT Kalitengah. 

Kegiatan Pengumpanan masal yang kedua di Desa Kediren ini diikuti 80 petani. Baik petani lahan sawah, sawah tambak dan tegalan dengan luas lahan total 99 Ha.

Sekdin TPHP Kabupaten Lamongan, Eko Mudjo Widodo, SP, MM mengapresiasi kegiatan Gerdal yang diadakan petani Desa Kediren. "Kegiatan ini merupakan upaya pengamanan produksi pertanian, dan ini harus dilaksanakan secara kontinu".

"Petani apabila ada permasalahan di lapangan, seperti terjadinya serangan hama tikus seperti ini supaya segera di laporkan ke Dinas TPHP, untuk ditindaklanjuti bersama-sama. Pengendalian hama tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri, tapi harus serentak bersama-sama," Pinta Eko Mudjo.

Lebih Lanjut Sekdin TPHP berharap "Semoga ikhtiar kita dalam mengendalikan hama tikus ini berhasil, dan bisa aman sampai panen".


Camat Kalitengah, Ir. H. Mulkan, MM menyampaikan "di Desa Kediren ini sudah dilaksanakan 2 kali pengumpanan masal, pertama 50 hari yang lalu saat belum ada tanaman, dan sekarang di laksanakan gerakan lagi".

"Sebagai camat Kalitengah, saya sudah mewajibkan tiap desa untuk membuat pagupon burung hantu dari dana desa," tegasnya.  

"Kalau di Kediren luas lahan 90 ha dibutuhkan bekupon burung hantu 9- 10 buah, yang kedua, program bunga sepanjang jalan Pengangsalan sampai tunjungmekar," lanjut H. Mulkan. 

"Saat ini di Kalitengah pagupon burung hantu yang paling banyak di Desa Butungan, 20 buah dan Pengangsalan 4 buah dan itu belum cukup untuk mengendalikan hama tikus, semua desa harus membuat rumah burung hantu, sehingga tikus bisa terkendali di Kecamatan Kalitengah," imbuhnya.

Gerakan pengendalian diawali dengan pencampuran beras dari petani dengan rodentisida, yang kemudian dibagikan lagi kepada petani untuk dilakukan pengumpanan di lahan miliknya. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Ir. Mulkan Pimpin Kalitengah, Ini Pesan Pertama untuk Petani!

On September 28, 2021

Kalitengah (28/09/2021) - Kecamatan Kalitengah punya Camat Baru. Ir. H. Mulkan, MM menggantikan Sudjirman Sholeh, SE. MM yang pindah tugas ke Kecamatan Sugio. Pamit Kenal dilaksanakan hari Selasa (28/09/2021) di Pendopo Kecamatan Kalitengah dan dihadiri Forkopimcam Kalitengah, Kasi & Staf Kecamatan Kalitengah dan Babat, bersama Kepala Desa dari 2 Kecamatan. 


Sudjirman Sholeh menyampaikan permohonan maaf apabila ada salah selama 2 tahun memimpin Kecamatan Kalitengah, "Kalitengah ini luar biasa, saya bangga tugas di Kalitengah" terangnya. 

"Bila ada aset pemerintah terbawa saya, tolong saya diingatkan dan akan saya kembalikan", pintanya. 



Camat Baru, Ir. Mulkan menyampaikan "Kulonuwun warga Kalitengah Saya dan Sekcam H. Malik tugas di Kalitengah, mohon kerjasamanya. Apa yang sudah baik masa Kepemimpinan Pak Sujirman Sholeh kita teruskan". 

Lebih Khusus Mulkan berpesan "Pertanian kita jaga dengan baik, kita punya Bengawan solo luar biasa tapi kita belum merasakan manfaatnya dengan maksimal". 

"Pola tanam yang bagus kita pertahankan, ada masalah kita selesaikan bareng-bareng, kita bangun Kalitengah bersama-sama". Pungkasnya. 


Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Tingkatkan Produksi Padi di Masa Pandemi, Petani Tunjungmekar Ikuti Sekolah Lapang IPDMIP

On Juni 28, 2021

Lamongan (28/06/2021) - Petani Desa Tunjungmekar yang tergabung dalam Gapoktan Sumber Kencono mengikuti sekolah Lapang IPDMIP di MK II yang mulai tanam bulan Juni ini. Sekolah Lapang yang disingkat SL-IPDMIP ini dibuka langsung oleh Koordinator Penyuluh BPP Kalitengah, Sudarto, SP dan Kepala Desa Tunjungmekar. 

Kades Tunjungmekar, Suparlan mengapresiasi semangat petani yang sudah menghadiri sekolah lapang IPDMIP di Desa Tunjung mekar Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. "Terima kasih atas kehadiran petani tunjungmekar". 

"Tahun ini ayo dicoba sekolah lapang, harapannya hasil panennya bisa lebih baik walaupun di tengah permasalahan petani, baik dari harga maupun dari hama dan penyakit tanaman", harap Suparlan. 


"Ayo kita belajar cara bertani yang terbaik kita perbarui ilmu pertanian kita dengan mengikuti sekolah lapang ini, karena ada hal-hal yang baru yang bisa diserap ilmunya dari  para pemateri di sekolah lapang IPDMIP ini", ajaknya. 

Suparlan memberikan informasi "Sekolah lapang dilaksanakan saat ini sangat tepat karena di Desa Tunjung mekar ini hampir 95% baru selesai tanam padi,  luasnya sekitar ...  hektar dengan varietas yang paling banyak ditanam adalah Inpari 42 dan 43". 

"Karena masih dalam kondisi pandemi covid 19, peserta supaya tetap menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan 3M: mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kita harus berhati-hati betul karena saat ini covid 19 kasusnya meningkat drastis."

Koordinator penyuluh pertanian Kecamatan Kalitengah, Sudarto berpesan "saat ini iklim kurang kondusif, hujan turun agak deres walaupun sudah musim kemarau dan sudah memasuki puncak masa tanam di Kecamatan Kalitengah, maka supaya lebih waspada".

"Alhamdulillah ada upaya dari pemerintah daerah hasil rapat bersama akhirnya Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan memerintahkan membuka Lak Kuro min 40 agar petani wilayah Bengawan jero bisa segera tanam padi semua," lanjut Sudarto. 

"Harapan kami Bapak-Bapak jangan putus semangat untuk bertani padi walaupun banyak tantangan dan hambatannya," harapnya.

Lebih detail Sudarto menerangkan bahwa "Sekolah lapang ini sebagai upaya untuk meningkatkan produksi Padi di lahan  irigasi IPDMIP. Pertanian tidak boleh berhenti, walaupun masa Pandemi Covid-19 karena kita yang mensuplai pangan masyarakat Indonesia".

Dalam kesempatan yang sama, aSetyorini,  Pendamping IPDMIP Kabupaten Lamongan menjelaskan "tujuan program ini membantu pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan dengan meningkatkan produksi". 

"Saat ini untuk meningkatkan produksi tidak bisa dengan perluasan lahan, karena lahan pertanian malah berkurang,   tetapi dengan intensifikasi pertanian diantaranya dengan menerapkan Sistem Jajar Legowo, memperbaiki sistem pemupukan berimbang, dan pengendalian hama penyakit dengan Manajemen Tanaman sehat," Lanjut Rini.

"Karena kegiatan sekolah lapang ini dilaksanakan ditengah pandemi, maka supaya tetap jaga prokes," pesan Rini yang asli Malang ini. 

Setelah dibuka, acara dilanjutkan dengan kontrak belajar untuk menentukan waktu kegiatan, peraturan dan pembagian kelompok". 

Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Petani Kalitengah Awali Musim Tanam Padi dengan Gerakan Pengendalian Tikus secara Serentak.

On November 13, 2020

Petani Kalitengah Awali Musim Tanam Padi dengan Gerakan Pengendalian Tikus secara Serentak.

Kalitengah (12/11/2020) Petani Kalitengah bagian Utara sebagian besar sudah memasuki musim tanam Padi, bahkan sebagian petani  sudah tanam mulai bulan Oktober kemarin. Moment awal musim tanam ini dimanfaatkan petani Kalitengah dengan gerakan pengendalian hama tikus yang mulai merajalela lagi, karena sebelumnya sempat redah. 



Gerakan ini diikuti oleh  petani Desa Butungan, Perangkat Desa, Penyuluh Pertanian, POPT bersama dengan Muspika Kecamatan.

Kepala Desa Butungan, Kartono dalam sambutannya menyampaikan "Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul bersama untuk melaksanakan gerakan pengendalian Hama Tikus, ini merupakan upaya kita menjaga agar bisa panen, syukur-syukur bisa meningkat hasilnya".

Menurut POPT Kalitengah, Mastur AS, SP, MMA, menyampaikan "awal musim tanam seperti ini sangat efektif untuk gerakan pengendalian hama tikus dengan sistem pengumpan masal atau gropyokan, karena belum tersedia makanan di Lahan Pertanian".

"Kita ketahui bersama pengendalian Hama Tikus dengan menggunakan stroom banyak memakan korban jiwa. Maka pengendalian dengan stroom supaya dihindari", tegas Mastur. 

Koordinator BPP Kalitengah, Sudarto, SP mengatakan " ini adalah rangkaian kegiatan kami dalam upaya pengamanan panen petani Kalitengah. Kegiatan ini kita awali di Desa Butungan, kemudian besok Jum'at (13/10/2020) akan kita laksanakan gerdal di Desa Canditunggal dan kemudian ke Desa-desa yang lain".